SOAL_3_TEST_8_APRIL_2010

Silahkan dijawab secara online :

Nomor : 3

a)   Jelaskan perbedaan akhlak dan etika !

b)   Akhlak yang baik harus dilandasi tauhid. Apa maksudnya ?

c)   Akhlak yang buruk dalam sebuah masyarakat dapat disebabkan karena sudah kehilangan adab.   Ada 3 ciri kehilangan adab, sebutkan dan jelaskan !

d)   Seandainya : anda telah lulus Sarjana S1 Teknik Sipil UNISSULA, kemudian ada yang menawarkan menjadi pegawai negeri di Dinas tertentu tetapi dengan membayar uang (sogok) Rp.80 juta, dibayarkan setelah diterima. Bagaimana pendapat/sikap anda ?

e)   Bagaimana pendapat anda tentang pernyataan : tidak penting apa agama / kepercayaannya, yang penting budi pekertinya baik.

Pos ini dipublikasikan di 03. ETIKA PROFESI. Tandai permalink.

14 Balasan ke SOAL_3_TEST_8_APRIL_2010

  1. Sangga Pramana Wicaksana berkata:

    Assalamualaikum, Wr.Wb
    Berikut jawaban menurut saya, mohon koreksinya pak

    Nomor 3

    a)Berdasarkan penjelasan pak Sumirin, etika itu merupakan bagian dari akhlaq.Tetapi akhlaq bukan merupakan bagian dari etika.Jadi, “seseorang yang beretika baik sudah tentu ia berakhlaq baik”
    yang paling membedakan antara etika dengan akhlaq adalah
    Etika: berasal dari hasil pemikiran manusia,sifatnya temporal,dan hanya terbatas di suatu tempat saja
    Akhlaq:Berasal dari Allah S.W.T, sifatnya kekal abadi, dan universal (di seluruh dunia berlaku)

    b)Tauhid adalah kepercayaan.Karena Akhlaq bersumber dari Allah S.W.T maka tauhid (kepercayaan) sangat mempengaruhi akhlaq kita.Tauhid yang dimaksud adalah kepercayaan kita terhadap Rukun Iman, dan kita harus melaksanakan suatu pekerjaan/tindakan berdasarkan syari’ah yang terdapat dalam Al-Quran dan Al-Hadist, dan untuk mendapatkan akhlaq yang baik sangat banyak sekali caranya seperti meminta kepada Allah agar diberi akhlaq yang baik,membalas kejahatan dengan kebaikan,dan masih banyak lagi.

    c)Berdasarkan artikel ADAB di http//Sumirin.wordpress,oleh : DR. Hamid Fahmi Zarkasyi, MA.Ciri-ciri masyarakat kehilangan adab adalah ,

    1.Kezhaliman=adalah ketidakadilan, atau makna yang lain adalah meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya.Mereka yang mengalami kezhaliman ini mencampuradukkan sesuatu yang benar dan yang salah.
    Contoh, mereka shalat tapi juga maksiat.

    2.Kebodohan=adalah kesalahan dalam cara pencapaian suatu tujuan, walaupun tujuannya itu sudah benar tapi kalau cara pencapaiannya tidak benar juga namanya”kebodohan”,
    Contoh:Seseorang lulusan sekertaris, ingin menjadi sekertaris di perusahaan terkenal, tetapi tidak diterima. Lalu ia menjual tubuhnya pada bosnya agar bisa diterima di perusahaan tersebut.

    3.Kegilaan=adalah kesalahan dalam menetapkan tujuan, (tujuan aja udah gag bener apalagi caranya).Mereka yang mengalami kegilaan ini memang sudah tidak beriman pada Allah.
    Contoh:Seorang laki-laki, ingin membuka usaha bandar judi yang besar .Untuk mendapatkan uang untuk buka usaha ia merampok toko-toko emas atau mencopet.

    d)Jika saya di tawarin uang 80 juta untuk bekerja di suatu dinas.Maka diam-diam saya akan melaporkan orang tersebut kepada pihak-pihak yang berhubungan dengan makelar kasus.Karena ini merupakan tindakan “kezhaliman” yang menyebabkan orang yang tidak berkompeten dapat masuk dengan membayar uang.Sedangkan orang yang berkompeten harus rela tersingkir karena tidak dapat membayar.Dan ini adalah suatu tindakan”kebodohan”, dimana orang-orang kebodohan masuk bekerja ke dinas dengan cara-cara yang curang.

    e)pernyataan tersebut, memang sudah kerap kali terdengar oleh mereka yang tidak beragama, atau beragama hanya sebagai kedok.Mungkin di pikiran mereka ada rasa tak percaya atau ragu akan adanya Allah S.W.T yang mana rasa ragu atau tidak percaya tersebut adalah bisikan dari syaitan yang menginginkan pengikut di neraka nanti.Sehingga mereka rasa budi pekerti mereka dapat baik tanpa beriman pada Allah S.W.T , padahal sebenarnya budi pekerti mereka masih kurang dibandingkan mereka yang beriman apalagi dibandingkan para ulama-ulama, dan para Nabi atau Rasul Allah(Subhanallah).Yang terpenting untuk mendapat akhlaq baik adalah beriman pada Allah S.W.T ,pada Rasul-Nya dan menjalankan ketentuan pada Al-Qur’an dan Al-Hadist ,senantiasa kita dapat berakhlaq baik.AMIN. . .

    Wassalamualaikum, Wr.Wb

  2. Alamsyah Fatih P berkata:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb

    Nomor 3

    a) perbedaan akhlak dan etika adalah sebagai berikut :
    akhlak merupakan suatu perbuatan yang didasarkan dan bersumber dari Al-Quran dan AsSunah.
    etika merupakan suatu perbuatan yang tolok ukurnya berdasarkan pikiran dan akal manusia.

    b) akhlak yang baik harus dilandasi dengan tauhid, artinya apapun yg kita lakukan harus berdasarkan syariat dlm agama Islam. Apapun yg kita perbuat harus karena Allah agar kita selalu memperoleh ridha dr Allah SWT.

    c) sesuai apa yang tertulis dlm forum diskusi etika profesi, ada 3 ciri kehilangan adab :
    1. kedzaliman : tidak dapat meletakkan sesuatu pada tempatnya (tidak bisa memahami dan menerapkan konsep secara proporsional).
    2. kebodohan : tidak mengetahui cara untuk mencapai tujuan yang yang diinginkan. misalnya ingin memperoleh kekayan bkn dg cara yg halal tetapi dg korupsi.
    3. kegilaan : salah tujuan, salah menentukan arah dan tujuan hidup, salah arah perjuangan. Akibat dr kegilaan adalah kebodohan yang menjadikan salah melangkah dalam mencapai tujuanhidup yang benar.

    d) menurut saya, tindakan tersebut adalah tindakan yang bodoh karena cara yang salah dalam mencapai tujuan. tindakan tersebut adalah tindakan ilegal yang menyalahi aturan hukum baik hukum negara maupun hukum Allah yang sangat dimurkai Allah SWT.

    e) menurut saya, kedua hal tersebut saling berkaitan. Setiap agama mengajarkan budi pekerti yang baik, kecuali agama palsu. Jadi, otomatis orang yang ilmu agamanya baik, maka orang itu akan mengamalkan ajaran tersebut dalm kehidupan sehari-hari, sehingga orang tersebut dapat dikatakan orang yang berbudi pekerti.

    Wassalamu’alaikum Wr, Wb

  3. Yunika Adi Setianto berkata:

    a) Jelaskan perbedaan akhlak dan etika !
    akhlak mempunyai cakupan yang luas, karena sumbernya berasal dari alquran dan assunah tetapi kalau etika hanya berlaku pada daerah tertentu saja dan sumbernya dari masyarakat tertentu saja.

    b) Akhlak yang baik harus dilandasi tauhid. Apa maksudnya ?
    karena dengan tauhid itu sendiri akhlak yang baik akan tumbuh

    c) Akhlak yang buruk dalam sebuah masyarakat dapat disebabkan karena sudah kehilangan adab. Ada 3 ciri kehilangan adab, sebutkan dan jelaskan !
    1.Kezhaliman

    2.Kebodohan

    3.Kegilaan

    d) Seandainya : anda telah lulus Sarjana S1 Teknik Sipil UNISSULA, kemudian ada yang menawarkan menjadi pegawai negeri di Dinas tertentu tetapi dengan membayar uang (sogok) Rp.80 juta, dibayarkan setelah diterima. Bagaimana pendapat/sikap anda ?
    saya pribadi tidak akan mau menerima tawaran tersebut atau dalam kata lain saya menolak, memang benar tidak sedikit orang yang mendambakan menjadi PNS, tapi sebaiknya menggunakan cara yang selayaknya sesuai tuntunan Alah,
    misalkan kita menerima tawaran tersebut, mungkin benar kita akan menjadi pegawai, hidupnya pasti & mungkin juga gajinya cukup, tapi dengan cara seperti itu pasti hidupnya tidak akan menjadi barokah, sebanyak apapun gaji yang didapat kalau tidak barokah tidak akan menjadikan kebahagiaan.

    e) Bagaimana pendapat anda tentang pernyataan : tidak penting apa agama / kepercayaannya, yang penting budi pekertinya baik.
    Justru sebaiknya kita mikirnya sebaliknya yaitu budi pekerti itu tumbuh karena tuntunan ajaran dari agama, jd budi pekerti itu tidak akan ada selama tidak dtuntun oleh agama.

  4. Budiyono berkata:

    Nomor 3
    A. Berdasarkan penjelasan pak Sumirin, etika itu merupakan bagian dari akhlaq.Tetapi akhlaq bukan merupakan bagian dari etika.Jadi, “seseorang yang beretika baik sudah tentu ia berakhlaq baik”
    yang paling membedakan antara etika dengan akhlaq adalah
    Etika: berasal dari hasil pemikiran manusia,sifatnya temporal,dan hanya terbatas di suatu tempat saja
    Akhlaq:Berasal dari Allah S.W.T, sifatnya kekal abadi, dan universal (di seluruh dunia berlaku)
    B. Tauhid adalah kepercayaan.Karena Akhlaq bersumber dari Allah S.W.T maka tauhid (kepercayaan) sangat mempengaruhi akhlaq kita.Tauhid yang dimaksud adalah kepercayaan kita terhadap Rukun Iman, dan kita harus melaksanakan suatu pekerjaan/tindakan berdasarkan syari’ah yang terdapat dalam Al-Quran dan Al-Hadist, dan untuk mendapatkan akhlaq yang baik sangat banyak sekali caranya seperti meminta kepada Allah agar diberi akhlaq yang baik,membalas kejahatan dengan kebaikan,dan masih banyak lagi.
    C. Berdasarkan artikel ADAB di http//Sumirin.wordpress,oleh : DR. Hamid Fahmi Zarkasyi, MA.Ciri-ciri masyarakat kehilangan adab adalah ,
    1) Kezhaliman=adalah ketidakadilan, atau makna yang lain adalah meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya.Mereka yang mengalami kezhaliman ini mencampuradukkan sesuatu yang benar dan yang salah.
    Contoh, mereka shalat tapi juga maksiat.
    2) Kebodohan=adalah kesalahan dalam cara pencapaian suatu tujuan, walaupun tujuannya itu sudah benar tapi kalau cara pencapaiannya tidak benar juga namanya”kebodohan”,
    Contoh:Seseorang lulusan sekertaris, ingin menjadi sekertaris di perusahaan terkenal, tetapi tidak diterima. Lalu ia menjual tubuhnya pada bosnya agar bisa diterima di perusahaan tersebut.
    3) Kegilaan=adalah kesalahan dalam menetapkan tujuan, (tujuan aja udah gag bener apalagi caranya).Mereka yang mengalami kegilaan ini memang sudah tidak beriman pada Allah.
    Contoh:Seorang laki-laki, ingin membuka usaha bandar judi yang besar .Untuk mendapatkan uang untuk buka usaha ia merampok toko-toko emas atau mencopet.
    D. Jika saya di tawarin membayar uang sebanyak 80 juta untuk bisa bekerja di suatu dinas.Maka sayasecara tegas akan menolak orang yang menawari pekerjaan tersebut dan saya akan melaporkan orang tersebut kepada pihak-pihak yang berhubungan dengan makelar kasus yang telah marak dinegara kita.Karena ini merupakan tindakan “kezhaliman” yang menyebabkan orang yang tidak berkompeten dapat masuk dengan membayar uang.Sedangkan orang yang berkompeten harus rela tersingkir karena tidak dapat membayar.Dan ini adalah suatu tindakan”kebodohan”, dimana orang-orang kebodohan masuk bekerja ke dinas dengan cara-cara yang curang.
    E. pernyataan tersebut, memang sudah kerap kali terdengar oleh mereka yang tidak beragama, atau beragama hanya sebagai kedok.Mungkin di pikiran mereka ada rasa tak percaya atau ragu akan adanya Allah S.W.T yang mana rasa ragu atau tidak percaya tersebut adalah bisikan dari syaitan yang menginginkan pengikut di neraka nanti.Sehingga mereka rasa budi pekerti mereka dapat baik tanpa beriman pada Allah S.W.T , padahal sebenarnya budi pekerti mereka masih kurang dibandingkan mereka yang beriman apalagi dibandingkan para ulama-ulama, dan para Nabi atau Rasul Allah(Subhanallah).Yang terpenting untuk mendapat akhlaq baik adalah beriman pada Allah S.W.T ,pada Rasul-Nya dan menjalankan ketentuan pada Al-Qur’an dan Al-Hadist ,senantiasa kita dapat berakhlaq baik.AMIN. . .

  5. rezki nurhikmah berkata:

    a)Akhlak =>tetap tidak barubah-ubah,bersumber dari AlQur’an dan sunah Rasulullah
    Etika =>berubah sesuai ondisi yang ada.Dibuat dari keadaan masyarakat pada umumnya
    b)Karena akhlak baik pada dasarnya merupakan akumulasi dari akidah dan syari’at yang bersatu secara utuh.
    Sedangkan akidah dan syari’at sendiri merupakan bagian dari tauhid.
    c)3 ciri kehilangan adab:kegilaan,kebodohan,kezaliman
    Zalim => dikatakan demikian karena seorang yang kehilangan adab ia tidak bias meletakkan sesuatu sesuai dengan tempatnya dan hal itu tentunya akan berakibat pada diri sendiri dan orang lain.Ia menyakiti,menyusahkan dirinya sendiri dan orang lain.
    Gila =>salah dalam menetukan arah tujuan hidup,dia kehilangan arah tak tahu akan di bawa kemana dan hal yang ia cari dalam hidupnya
    Bodoh =>tidak tahu arti hidup yang dijalaninya,tidak tahu tujuan dari ibadah.Apa yang dilakukannya hanyalah sesuatu yang tiada arah,tujuan,guna,manfaat
    d)Hal yang tidak pantas.mengapa untuk menjadi PNS harus melakukan praktik riba.
    Selain merupakan hal yang tercela,orang yang melakukan praktik riba pasti hatinya tidak tenang karena uang yang didapatinya tidak halal.
    e)Tidak sependapat.Di Qur’an pun ada cerita tentang khalifah umar yangd nasihati oleh Rasulullah karena mempekerjakan seorang nasrani sebagai orang yang di percaya meskipun seorang nasrani tersebut merupakan seorang yang pandai,jujur,baik.
    Karena kebaikan yang di lakukan seorang non muslim ada campur tangan iblis di dalamnya.
    Sebaik-baik seorang non-muslim,lebih baik hamba sahaya yang beriman.

  6. Indra Susanto berkata:

    jawaban soal no.3 :

    a. perbedaan akhlak dan etika adalah :
    – akhlak adalah tingkah dan prilaku manusia yang merupakan pemberian Allah SWT, akhlak tertulis jelas baik di dalam al-qur’an maupun hadist, akhlak di bagi menjadi dua yaitu akhlak baik dan akhlak buruk.
    – etika adalah suatu aturan yang disusun menurut pola pikir manusia yang kemudian dijadikan acuan untuk bertindak, etika sendiri tidak tercantum baik di dalam al-qur’an maupun hadist, karena etika berasal dari pola pikir manusia itu sendiri.

    b. akhlak baik harus dilandasi ketauhidtan hal ini dapat di misalkan seorang insinyur merencanakan sebuah istana megah dan cantik tetapi dia tidak membangun pondasi yang kokoh, maka hancurlah istana megah tersebut. Begitu juga dengan akhlak baik harus didasari atas ketuhanan kepada Allah SWT, karena hanya Allah kebaikan itu berada.

    c. 3 ciri hilangnya adab adalah :
    – Kezhaliman = adalah ketidakadilan, berbuat dengan tdak adil serta mencampur antara kebaikan dengan keburukan, yang benar dengan yang salah.
    Contoh, lebih membela harta daripada kebenaran, ibadah tapi tetap maksiat.
    – Kebodohan = adalah ketidaktahuan yang kemudian menjadikan kesalahan dalam berbuat, walaupun tujuannya itu sudah benar tapi kalau cara pencapaiannya tidak benar juga namanya”kebodohan”,
    Contoh:Seseorang aktris ingin menjadi terkenal terkenal, tetapi dia tidak memiliki biyaya. Lalu ia menjual tubuhnya pada seorang sutradara agar dapat membuatnya terkenal.
    – Kegilaan = adalah kedzaliman dan kebodohan yang kemudian menjadi kegilaan ..Mereka yang mengalami kegilaan ini memang sudah tidak beriman pada Allah.
    Contoh: Seseorang ingin menjadi bupati, kemudian dia datang ke paranormal dan bersekutu dengan setan.

    d. Apabila terjadi hal tersebut maka saya akan berkata kepada sang penawar :
    “Maaf saya masih memiliki Allah SWT.”

    e. budi pekerti baik tapi tidak beragama?
    mustahil terjadi karena tanpa adanya agama tidak akan ada ketenangan spiritual dalam hati, hal yang terjadi adalah kehilangan adab, tidak ada penyeimbang dalam hidup akan selalu memberikan kerisauan hati.

  7. Awifa Rizka Rusdiana berkata:

    Assalamualaikum wr. wb

    a) Perbedaan antara akhlak dan etika yaitu :
    akhlak : akhlak adalah suatu keinginan yang ada di dalam jiwa yang akan dilakukan dengan perbuatan tanpa intervensi akal/pikiran
    etika : etika adalah aturan atau pola tingkah laku yang dihasilkan oleh akal manusia.

    b) Akhlak baik harus dilandasi dengan tauhid karena tauhid merupakan sebuah landasan dari akhlak itu sendiri. karena jika tanpa Tauhid, tidak akan ada Akhlak baik.

    c) sesuai yang tercantum pada blog ini, ciri ciri kehilangan akal ada 3 yaitu :

    Zalim : dikatakan demikian karena seorang yang kehilangan adab ia tidak bias meletakkan sesuatu sesuai dengan tempatnya dan hal itu tentunya akan berakibat pada diri sendiri dan orang lain.Ia menyakiti,menyusahkan dirinya sendiri dan orang lain.

    Gila : salah dalam menetukan arah tujuan hidup,dia kehilangan arah tak tahu akan di bawa kemana dan hal yang ia cari dalam hidupnya

    Bodoh : tidak tahu arti hidup yang dijalaninya,tidak tahu tujuan dari ibadah.Apa yang dilakukannya hanyalah sesuatu yang tiada arah,tujuan,guna,manfaat

    d) Tentu saja saya akan menolak. karena hal tersebut bertentangan dengan prinsip dasar, selain itu juga bertentangan dengan tujuh tuntutan sikap yang menyatakan bahwa Insinyur Indonesia senantiasa bekerja sesuai dengan kempetensinya. jika memang kita tidak berkompetensi untuk masuk menjadi anggota PNS sebaiknya tidak usah memaksakan diri dengan melakukan tindak kecurangan. karena hal tersebut sudah termasuk kezaliman yang akan membuat hidup kita tidak tenang.

    e) budi pekerti yang baik tanpa adanya agama adalah hal yang tidak mungkin. karena agama adalah penuntun kita.. jika kita hanya memilki bidi pekerti yang baik hal itu tidak akan bertahan lama jika tidak memiliki suati petunjuk atau pedoman yang akan selalu menunjukkan arah yang benar…

  8. Denii Tiawarman berkata:

    Assalamu’alikum

    a) perbedaan antara etika dan akhlak adalah.,.,.
    – etika adalah bagian dari pada akhlaq
    – etika adalah norma atau nilai-nilai yang dibuat oleh manusia sedangkan akhlaq adalah
    aturan yang dibuat oleh Allah SWT
    b) tauhid adalah hukum yang diberikan Allah akan suatu hal. apabila akhlaq tidak didasari
    dengan tauhid maka tidak sempurna akhlaqnya. hal ini dikarenakan saat kita
    melakukan suatu hal yang kita tidak tahu itu beramal atau tidak maka kita juga tidak
    akan mendapatkan amal dari apa yang kita lakukan karena kita tidak tahu hukumnya.
    c) – kedzaliman, yaitu tidak menempatkan sesuatu pada tempatnya. maksudnya adalah
    orang itu seperti mencampukan dua atau tiga hal secara bersamaan.
    – kebodohan, yaitu tidak bisanya seseorang untuk menempatkan tujuan hidupnya.
    – kegilaan, yatu suatu hal yang dilakukan seseorang diluar logika dan tanpa arah
    tujuan yang rasional.
    d) sebaiknya tidak saya terima. karena saatkita terima tawaran itu maka sama halnya kita
    meletakkan sesuatu tiadak pada tempatnya dan sama halnya kita tidak jujur dalam
    menjadi pegawai. suatu yang diraih dengan jalan yang tidak benar maka hasilnya pun
    juga tidak benar.
    e) itu tidak benar. karena saat kita berhubungan dengan seseorang yang memang
    berbeda agama dengan kita maka akan terjadi banyak selisih di antara kita dengan
    orang tersebut. karena berbeda agama maka sama halnya kita berbeda ajaran. dan
    berbeda ajaran sama halnya berbeda cara hidup kita.

  9. Novi Effiana Putri berkata:

    Soal No.3

    a.Perbedaan akhlak dan Etika
    Orang yang beretika pasti memiliki akhlak yang baik. Akhlak adalah tingkah laku, tabi’at, atau perangai. Menurut istilah akhlak adalah daya kekuatan jiwa yang mendorong perbuatan dengan mudah dan spontan tanpa dipikir dan direnung lagi. Pada dasarnya akhlak adalah sikap pada diri seseorang seseorang yang diwujudkan dalam tingkah laku dan perbuatan. Etika adalah sebuah tatanan perilaku berdasarkan suatu system tata nilai masyarakt tertentu yang standar baik atau buruknya tergantung dari akal manusia. Standar baik dan buruknya akhlak berdasarkan Al – Qur’an dan Sunnah Rasul (bersifat universal dan abadi), sedangkan etika berdasarkan adat istiadat atau kesepakatan yang dibuat oleh suatu masyarakat jika masyarakat menganggap suatu perbuatan itu baik, maka baik pula nilai perbuatan itu (bersifat lokal dan temporal).

    b.Akhlak yang baik harus dilandasi tauhid
    Tauhid adalah kepercayaan (ajaran agama), sehingga dalam berakhlak harus dilandasi tauhid yang sesuai dengan ajaran agama. Sehingga terciptalah akhlak yang baik dan mulia. Mengingat bahwa standard baik buruknya akhlak berdasarkan sumber nilai Al – Qur’an dan Sunnah Rasul.

    c.3 ciri kehilangan adab
    1.Dzalim : Tidak adil, kejam, jahat.
    2.Bodoh : Tidak berlimu, tidak bisa membedakan mana yang baik dan yang benar.
    3.Gila : tidak mempunyai keimanan kepada Allah SWT

    d.Saya tidak akan menerima tawaran tersebut. Apabila saya tidak diterima, saya akan terus berusaha, karena saya memang belum pantas untuk diterima menjadi PNS. Sehingga saya akan meningkatkan kemampuan saya agar saya dapat diterima sebagai PNS. Usaha saya yang juga diimbangi dengan bertawakal dan ikhtiar kepada Allah SWT. Karena orang yang berusaha tanpa berdoa adalah orang yang sombong, sedangkan orang yang berdoa tanpa berusaha adalah orang yang malas. Dan apapun yang diberikan dari Allah SWT pada saya adalah jalan yang terbaik,. Akhirnya diterima sebagai PNS ataupun tidak.

    e.Saya tidak setuju dengan pernyataan “tidak penting apa agama dan kepercayaannya, yang penting budi pekertinya baik. Karena menurut saya agama adalah dari dasar budi pekerti yang baik. Sedangkan agama yang ada di Indonesia beranekaragam, dan ajarannya pun berbeda – beda. Seperti agama Islam dan Kristen yang ajarannya bertolak belakang, sehingga agama menjadi patokan budi pekerti yang baik, standard nilai baik buruknya budi pekerti. Memang diperlukan tenggang rasa antar umat beragama tetapi tidak menjadikan kita terpengaruh dengan agama lain, yang bisa membuat kita keluar dari Islam, agama yang anut.

  10. SUKMA JUNI LISTYATI berkata:

    a) perbedaan akhlak dan etika
    akhlak itu segala perbuatan atau tingkah laku yang dilakukan oleh manusia dan dilakukan dengan penuh kesadaran, misal akhlak mahmudah seperti jujur, budi luhur dll.
    Sedangkan etika ialah watak yang dimiliki setiap manusia baik itu baik ataupun buruk, misal etika dalam berbicara dengan orang yang lebih tua.
    b) akhlak yang dilandasi tauhid
    akhlak yang sesuai dengan ajaran agama terutama agama islam.
    c) ciri-ciri kehilangan adab
    dzalim : jahat dan perbuatan yang tidak perlu dicontoh
    bodoh : tidak memiliki ilmu kalaupun punya ilmu pasti tidak dipakai dengan baik
    gila : pasti tidak punya kesadaran bahwa Allah itu ada.
    d) saya akan menolak karena itu semua bertentangan dengan ajaran yang telah Allah berikan kepada kita.
    Semua itu harus dilakukan dengan berusaha keras serta diimbangi doa.
    e) orang yang berbudi baik pastilah harus ada landasan agama yang dianut nya terutama agama islam.

  11. Hazmi Amudy berkata:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    1. Perbedaan antara akhlak dengan etika dapat dilihat dari dasar penentuan atau standar ukuran baik dan buruk yang digunakannya. Standar baik dan buruk akhlak berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah Rasul, sedangkan moral dan etika berdasarkan adat istiadat atau kesepakatan yang dibuat oleh suatu masyarakat jika masyarakat menganggap suatu perbuatan itu baik maka baik pulalah nilai perbuatan itu.

    2. Apapun perbuatan baik yang kita lakukan harus dengan dasar karena ALLAH,bukan karena alasan lain.

    3. tanda-tandanya :

    > Kata zalim berasal dari bahasa Arab, dengan huruf “dho la ma” (ظ ل م ) yang bermaksud gelap. Di dalam al-Qur’an menggunakan kata zhulm selain itu juga digunakan kata baghy, yang artinya juga sama dengan zalim yaitu melanggar haq orang lain. Namun demikian pengertian zalim lebih luas maknanya ketimbang baghyu, tergantung kalimat yang disandarkannya. Kezaliman itu memiliki berbagai bentuk di antaranya adalah syirik.

    Kalimat zalim bisa juga digunakan untuk melambangkan sifat kejam, bengis, tidak berperikemanusiaan, suka melihat orang dalam penderitaan dan kesengsaraan, melakukan kemungkaran, penganiayaan, kemusnahan harta benda, ketidak adilan dan banyak lagi pengertian yang dapat diambil dari sifat zalim tersebut, yang mana pada dasarnya sifat ini merupakan sifat yang keji dan hina, dan sangat bertentangan dengan akhlak dan fitrah manusia, yang seharusnya menggunakan akal untuk melakukan kebaikan.

    > Kebodohan di mata saya, bukan ketidak tahuan. Bodoh adalah ignorance. Sementara ketidak tahuan justru tidak apa-apa, selama memang setelah itu belajar hingga menjadi tahu (tapi kalau ketidak tahuan menjadi perulangan kesalahan yang sama, maka kemudian ketidak tahuan berubah menjadi ‘kebodohan’. Do you get my point?). Bodoh adalah kata negatif yang digunakan atas sesuatu yang semena-mena/ ignorant , takabur, result dari sebuah aksi yang menggampangkan sebuah konteks. Bodoh itu bukan khilaf. Khilaf itu tidak sengaja (tapi kalau khilaf melulu ya itu jadi sengaja) . Bodoh itu sengaja. Namun kalau sesuatu yang terlihat bodoh itu ternyata tidak sengaja atau menjadi nasib hidup , maka saya akan menyebutnya ‘tertinggal’, ‘terbelakang’..atau ‘memiliki sebuah standard yang dibawah rata-rata”, (tapi bukan bodoh) , ini sebuah pengertian yang objective tanpa penekanan negatif. Sementara bodoh konotasinya negatif. Dan jika kita sadar, memang selalu dipakai dalam konteks negatif, tidak jarang di lengkapi dengan intonasi pengucapan yang tidak menyenangkan. Bedakanlah antara ’suatu kondisi dimana sesuatu itu memiliki standard yang dibawah rata-rata dari sebuah konteks’, dengan kondisi ‘bodoh’.

    Stupidity alias kebodohan, implies that the attributed party is not mentally retarded but rather is willfully ignorant and/or unintelligent and displays poor of judgement and insensitivity to nuances.

    Kesimpulannya: Bodoh adalah sesuatu yang dilakukan karena pembodohan.

    > Kata kegilaan sering pula digunakan untuk menyatakan tidak waras, atau perilaku sangat aneh. Dalam pengertian tersebut berarti ketidaknormalan dalam cara berpikir dan berperilaku kurang wajar.

    4. saya akan menolak karena terlalu banyak aspek negatif yang terkandung disitu.

    5. dalam kalimat ini saya akan menerangkan dari sisi ” bersahabat dan bersosialisasi dengan siapa saja”. di sini yang saya maksutkan bertemanlah dengan siapa saja asalkan budi pekertinya baik tetapi ingat, disini kita juga punya batasan untuk bertoleransi. disinilah peran agama sangat penting. kita dapat bertoleransi banyak hal dengan orang lain tetapi dalam hal syari’at,kita harus memegang teguh syari’at agama kita.

  12. M. Facrurrokhman Dika (02.208.2948) berkata:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Nomor 3
    a.) akhlak merupakan hukum perilaku yang didasarkan atas Al-Qur’an dan As-Sunnah, dan hubungannya langsung kepada Allah.
    sedangkan etika adalah aturan/ketentuan perilaku yang dibuat oleh masyarakat, atas dasar adat, bisanya tiap daerah memiliki etika yang berbeda.

    b.) sungguh jelas bahwa akhlak haruslah dilandasi akan tauhid/aqidah, karena 2 hal tersebut tidak dapat dipisahkan. karena akhlaq yang baik, bila tidak dilandasi dengan tauhid/aqidah (lillahi ta’ala), maka akanlah sia-sia belaka.

    c.) ciri-ciri kehilangan adab ada 3: kezaliman, kebodohan dan kegilaan.
    Zalim adalah kebalikan adil, yang artinya tidak dapat meletakkan sesuatu pada tempatnya. orang yang demikian, selalu mencampur dua atau tiga konsep yang saling bertentangan. Seperti mencapur keimanan dengan kemusyirikan, Tauhid dengan faham dikotomis-dualistis, syari’ah dengan bid’ah, dsb.

    Bodoh yang dalam hal ini bukan berarti jahil dan buta aksara. akan tetapi, Bodoh/salah tentang cara mencapai tujuan hidup. biasanya menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan hidupnya. seperti, menipu, manipulasi, dan sebagainya pun bisa menjadi cara meniti karir. Itulah mengapa Islam datang menawarkan jalan dan cara mencapai tujuan yang disebut syariah.

    Gila disini bukan berarti hilang akal, tapi artinya salah dalam menentukan tujuan hidup, salah menentukan arah dan tujuan hidup, salah arah perjuangan. orang sudah salah dalam menentukan tujuan hidup, biasanya sudah tidak memiliki keimanan kepada Allah.

    d.) walaupun pekerjaan tersebut adalah yang paling saya inginkan, jika harus membayar uang (sogok), saya sangat menolaknya. karena itu adalah sikap yang tercela, dan bertentangan Kode Etik Insiyur Indonesia.

    e.) saya kurang setuju dengan pernyataan tersebut, karena kepercayaan/aqidah dan budi pekerti baik/akhlak merupakan 2 hal yang tak dapat dipisahkan. budi pekerti/akhlak baik yang tanpa dilandasi akan aqidah/kepercayaan (lillahi ta’ala), akan sia-sia.
    begitu pula kepercayaan/aqidah akan Allah, tanpa disertai budi pekerti/akhlak yang baik, maka aqidahnya adalah bohong.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  13. Eris Yoga Permana berkata:

    a.)Perbedaan antara akhlak dengan moral dan etika dapat dilihat dari dasar penentuan atau standar ukuran baik dan buruk yang digunakannya. Standar baik dan buruk akhlak berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah Rasul, sedangkan moral dan etika berdasarkan adat istiadat atau kesepakatan yang dibuat oleh suatu masyarakat jika masyarakat menganggap suatu perbuatan itu baik maka baik pulalah nilai perbuatan itu.

    b.)setiap perbuatan baik harus memiliki dasar mengapa perbuatan itu dilakukan (karena Allah semata)

    c.)1.Kezhaliman adalah ketidakadilan, atau makna yang lain adalah meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya.Mereka yang mengalami kezhaliman ini mencampuradukkan sesuatu yang benar dan yang salah
    2.Kebodohan adalah kesalahan dalam cara pencapaian suatu tujuan, walaupun tujuannya itu sudah benar tapi kalau cara pencapaiannya tidak benar juga namanya”kebodohan”
    3.Kegilaan adalah kesalahan dalam menetapkan tujuan, (tujuan aja udah gag bener apalagi caranya).Mereka yang mengalami kegilaan ini memang sudah tidak beriman pada Allah.

    d.)Saya akan menolak, karena suatu pekerjaan yang saya dapatkan pasti akan berbuah keburukan jika saya terima karena diawali dengan cara yang buruk.

    e.)menurut saya dua-duanya penting yaitu agama dan budi pekerti, tapi yang paling penting adalah agama. karena jika seseorang berbudi pekerti tidak beragama maka sia-sia perbuatannya…

  14. Johan Abdullah berkata:

    Jawab:
    a. perbedaan akhlak dan etika adalah sebagai berikut :
    akhlak merupakan suatu perbuatan yang didasarkan dan bersumber dari Al-Quran dan AsSunah.
    etika merupakan suatu perbuatan yang tolok ukurnya berdasarkan pikiran dan akal manusia.

    c. ciri-ciri kehilangan adab
    dzalim : jahat dan perbuatan yang tidak perlu dicontoh
    bodoh : tidak memiliki ilmu kalaupun punya ilmu pasti tidak dipakai dengan baik
    gila : pasti tidak punya kesadaran bahwa Allah itu ada.

    b. setiap perbuatan baik harus memiliki dasar mengapa perbuatan itu dilakukan (karena Allah semata)

    e. menurut saya, kedua hal tersebut saling berkaitan. Setiap agama mengajarkan budi pekerti yang baik, kecuali agama palsu. Jadi, otomatis orang yang ilmu agamanya baik, maka orang itu akan mengamalkan ajaran tersebut dalm kehidupan sehari-hari, sehingga orang tersebut dapat dikatakan orang yang berbudi pekerti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s